Harga Mangga Alpukat Grade A, Grade B, dan Grade C

Harga Mangga Alpukat Grade A, Grade B, dan Grade C

Harga Mangga Alpukat – Mangga alpukat sekarang mungkin menjadi buah paling banyak diperbincangkan oleh pengguna media sosial. Pasalnya keistmewaan buah khas Pasuruan ini tak hanya populer di kalangan petani namun juga viral di medsos seperti Facebook atau Instagram.

Mangga Alpukat disebut juga dengan Mangga Klonal 21. Keistimewaan buah ini terletak pada proses pengupasan yang mudah dan cepat. Jika mangga jenis lain cukup repot dengan mengupas kulit sedikit demi sedikit, Mangga Alpukat cukup dibelah melingkar hingga menyentuh bagian bijinya. Setelah itu diputar maka biji dalamnya akan terpisah dari daging buahnya.

Begitu ingin menyantapnya kita cukup menyerut dengan sendok, jadi tidak perlu membuang lagi kulit luarnya. Mudah dan simple seperti waktu kita makan buah Alpukat. Karena keintimewaannya, saat ini cukup banyak petani dari luar Pasuruan yang tertarik menanam bibit Mangga Alpukat.

Mangga Unggul Tanpa Serat

Varietas unggul Mangga Klonal 21 pertama kali dibudidayakan oleh Gabungan Kelompok Tani Pasuruan. Konon buah ini merupakan hasil perkawinan silang Mangga Gadung dan Mangga Harum Manis. Selain kemudahan cara mengupasnya, Mangga Alpukat juga memiliki ciri khas serat daging yang sangat halus. Bahkan boleh dibilang tanpa serat.

Popularitas mangga ini tak hanya di Indonesia saja namun juga mancanegara. Ini bukan hal yang aneh sebab pemasaran Mangga Alpukat sendiri kini sudah menyentuh pasar luar negeri. Progress pemasaran buah ini memang cenderung meningkat sejalan dengan semakin melonjaknya permintaan konsumen.

Keunikan dan citarasa Mangga Klonal 21 memang pantas dibanggakan, terlebih para petani Mangga Alpukat Pasuruan. Minimal pembudidayaan mulai dari tahun 1994 lalu, kini telah nampak hasilnya. Bahkan sekarang petani bebas memasarkan hasil perkebunannya sendiri setelah sebelumnya hanya ditampung oleh tengkulak.

Harga Mangga Alpukat sedikit lebih mahal dibanding jenis mangga lainnya. di pasar tradisional kita bisa mendapatkan mangga biasa seharga Rp 10 ribu – Rp 15 ribu per-kilogram. Namun untuk Mangga Alpukat harganya berkisar antara Rp 15 ribu – Rp 35 ribu per-kilogram.

Harga Mangga Alpukat Rembang Pasuruan memang bervariasi, tergantung ukuran dan kualitasnya. Untuk kualitas super atau Grade A harganya Rp 30 ribu – Rp 35 ribu per-kilogram. Kualitas medium atau Grade B harganya Rp 20 ribu – Rp 25 ribu, dan kualitas paling rendah atau Grade C Rp 15 ribu per-kilogram.

Agro Tourism Mangga Alpukat Rembang Pasuruan

Saat ini perkebunan Mangga Alpukat Rembang Pasuruan sudah berubah menjadi tempat wisata. Cukup banyak pengunjung dari luar Pasuruan yang datang untuk menikmati wisata petik mangga masak pohon, terutama di Kecamatan Rembang dan Bangil.

Dengan datang langsung ke perkebunan, pengunjung akan dimanjakan pemandangan pekebunan yang sejuk dan asri. Selain itu beli Mangga Alpukat langsung di perkebunan harganya jauh lebih murah. Momen ini tentu sangat pas bagi mereka yang menyukai udara pedesaan sembari menikmati mangga matang pohon yang bebas dipetik.

Bagi yang ingin menikmati segarnya Mangga Alpukat namun tidak punya waktu luang datang ke Pasuruan, Anda tidak perlu khawatir. Banyak cara untuk mendapatkan buah ini, salah satunya dengan membeli di toko online.

Ecoplata adalah agen resmi Mangga Alpukat yang melayani pengiriman ke seluruh Indonesia. Disini menyediakan Mangga Klonal 21 khas Pasuruan dengan harga paling murah. Kami memberi jaminan kualitas produk sebab Mangga Alpukat yang kami jual benar-benar masak di pohon tanpa proses pematangan menggunakan bahan kimia. Buktikan dan pesan sekarang juga disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *